Teman Baru
Haloha dreamers...
Kali ini gua mau cerita sedikit tentang teman baru gua. Hmmm... Mungkin lebih tepatnya teman-teman kali yaa karena mereka lebih dari satu orang .
Belum ada seminggu gua berteman dengan mereka namun entah mengapa gua merasa udah nyaman dan berbaur dengan mereka-mereka yang masih muda itu (abaikan dulu ibu itu 😀). Itu semua gak mungkin terjadi jika mereka gak welcome dan care sama gua.
Mungkin ada sebagaian dari dreamers yang bertanya-tanya gimana awal mulanya gua bisa bergabung dengan mereka. Nah jadi begini ceritanya, jeng... Jeng...
Kemarin, setelah selesai UAS semester I, gua dan mahasiswa se-USU dapat kabar gembira. Apakah itu ?? Kabar gembiranya adalah... Libur semester selama sebulan yeeee... 👏👏
Nah, untuk mengisi waktu liburan itu, gua bekerja di sebuah kedai bandrek (sejenis caffe dipinggir jalan) di tanah kelahiran gua Belawan, Medan. Yaa hitung-hitung bisa menambah penghasilan dan memanfaatkan waktu dengan hal yang berguna. Sejak jam 5 sore kami sudah mulai bekerja membuka kedai hingga tutup sekitar jam 1 malam. Kerjanya capek sih.. Capek buaangeet bahkan. Namun rasa capek itu terkadang tidak terasa saat gua bersama mereka. Sebagai "anak jalanan" mereka selalu punya banyolan dan celotehan serta cerita yang bisa membikin gua terhibur. Lihat aja wajah-wajah tengil mereka yg koplak ini. Wkwkwkwkwk
Kali ini gua mau cerita sedikit tentang teman baru gua. Hmmm... Mungkin lebih tepatnya teman-teman kali yaa karena mereka lebih dari satu orang .
Belum ada seminggu gua berteman dengan mereka namun entah mengapa gua merasa udah nyaman dan berbaur dengan mereka-mereka yang masih muda itu (abaikan dulu ibu itu 😀). Itu semua gak mungkin terjadi jika mereka gak welcome dan care sama gua.
Mungkin ada sebagaian dari dreamers yang bertanya-tanya gimana awal mulanya gua bisa bergabung dengan mereka. Nah jadi begini ceritanya, jeng... Jeng...
Kemarin, setelah selesai UAS semester I, gua dan mahasiswa se-USU dapat kabar gembira. Apakah itu ?? Kabar gembiranya adalah... Libur semester selama sebulan yeeee... 👏👏
Nah, untuk mengisi waktu liburan itu, gua bekerja di sebuah kedai bandrek (sejenis caffe dipinggir jalan) di tanah kelahiran gua Belawan, Medan. Yaa hitung-hitung bisa menambah penghasilan dan memanfaatkan waktu dengan hal yang berguna. Sejak jam 5 sore kami sudah mulai bekerja membuka kedai hingga tutup sekitar jam 1 malam. Kerjanya capek sih.. Capek buaangeet bahkan. Namun rasa capek itu terkadang tidak terasa saat gua bersama mereka. Sebagai "anak jalanan" mereka selalu punya banyolan dan celotehan serta cerita yang bisa membikin gua terhibur. Lihat aja wajah-wajah tengil mereka yg koplak ini. Wkwkwkwkwk
Roy ( sebelah kanan gua), jahil, mulutnya bising, selalu ada bahan tertawaan. Azli (sebelah Roy), suara khas orang Aceh dan cadel huruf R, selalu jadi bahan ejekan kami, suka godain ibu-ibu (yang di foto pertama), dan ada senget-sengetnya juga. Riduan (sebelah Azli), tukang galau karna pacarnya dewi (cewek cantik dalam foto pertama) sering di godain pelanggan, kalau ngomong suka gak jelas dan kata-katanya belepotan.
Itulah sekidit perkenalan tentang teman-teman baru gua yang senasib seperjuangan di kedai bandrek (asseekk...). Okay dreamers, jadi quotesnya adalah " Pertemanan bukan tentang siapa yang lebih dulu hadir didalam hidup mu, tapi tentang siapa yang selalu ada di sampingmu." -Fran Jaya-


Ajak2 la fran!
BalasHapus